Deraly Icon
Deraly ID
Kembali ke Insight
Engineering
Ulasan 8 mnt

Panduan Konfigurasi VLAN MikroTik dan Trunking Switch Cisco

RH

Rian Hendrawan

Lead Software Architect

Diterbitkan 29 Jun 2026
#MikroTik#Cisco#VLAN#Trunking#Networking

Pendahuluan

Kembali lagi bersama Tim Engineering Deraly ID. Kali ini kami akan membahas konfigurasi Virtual Local Area Network (VLAN) pada MikroTik dan teknik trunking pada Switch Cisco. Jaringan modern saat ini menuntut pengaturan lalu lintas data yang rapi dan terisolasi demi keamanan serta optimalisasi bandwidth.

Apakah kalian sudah tahu apa itu VLAN dan Trunking?

VLAN (Virtual LAN) adalah kumpulan perangkat yang berjalan di atas satu infrastruktur fisik LAN yang sama tetapi memiliki segmen network atau broadcast domain yang berbeda, sehingga mereka dapat dipisahkan secara logis. Keuntungan utama menggunakan VLAN adalah menghemat biaya perangkat keras saat membangun jaringan baru, mempermudah manajemen, serta meningkatkan tingkat keamanan lokal.

Sementara Trunking berguna untuk menghubungkan switch dengan switch, atau switch dengan router. Bisa dikatakan trunk adalah sebuah jalur kabel tunggal yang membawa lalu lintas banyak VLAN sekaligus. Tanpa adanya trunking, dapat dibayangkan betapa repotnya kita karena harus menyediakan satu port fisik dan satu jalur kabel tersendiri untuk setiap VLAN.

Dalam panduan ini, Tim Engineering Deraly ID akan membagikan cara konfigurasi VLAN pada Router MikroTik serta konfigurasi Trunk pada Switch Cisco.


Alat & Bahan

  • 1 Router MikroTik
  • 1 Switch Cisco
  • 2 atau lebih PC Client

Langkah-Langkah Konfigurasi

#### Bagian 1: Router MikroTik

1. Pertama, siapkan aplikasi Winbox. Hubungkan terlebih dahulu port 2 router MikroTik ke PC yang akan digunakan untuk konfigurasi. Buka Winbox, klik pada alamat MAC router yang muncul, lalu tekan tombol Connect. (Bila MikroTik sudah diberikan alamat IP sebelumnya, Anda juga bisa terhubung langsung menggunakan alamat IP tersebut).

2. Pada halaman utama Winbox, pilih menu Interfaces di kolom sebelah kiri. Setelah daftar interface muncul, tekan tombol berlambang tambah (+).

3. Pada pilihan submenu interface yang muncul, pilih tipe VLAN.

4. Selanjutnya, lakukan konfigurasi VLAN pertama. Untuk kolom Name, Anda bisa mengisinya sesuai preferensi (misalnya: vlan10-sales). Ubah VLAN ID menjadi 10, lalu tentukan interface mana yang akan dihubungkan secara fisik menuju Switch Cisco. Karena kami menggunakan port ether3, maka kami memilih ether3. Klik Apply lalu OK.

5. Lakukan langkah serupa untuk membuat VLAN kedua. Perbedaan utama di sini terletak pada nama dan ID vlan. Untuk vlan kedua ini, masukkan VLAN ID bernilai 20, dengan interface induk fisik yang sama yaitu ether3. Klik Apply lalu OK.

6. Pada daftar menu interface, Anda akan melihat kedua VLAN yang baru saja dibuat telah aktif di bawah port induk ether3.

7. Sekarang, masuklah ke menu IP kemudian pilih sub-menu Addresses. Langkah ini bertujuan memberikan alamat IP (Gateway) kepada masing-masing interface VLAN yang baru saja kita pasang.

8. Klik tanda tambah (+), lalu ketik alamat IP subnet pertama yang telah dirancang (misalnya: 192.168.10.1/24). Pada kolom interface, pilih nama interface VLAN 10 Anda. Klik OK. Lakukan hal yang sama pada VLAN 20 dengan konfigurasi IP yang berbeda (misalnya: 192.168.20.1/24).

9. Setelah selesai, daftar tabel Address List akan menunjukkan status kedua alamat IP VLAN tersebut aktif.

10. Tahap berikutnya adalah beralih ke menu IP lalu pilih DHCP Server. DHCP Server berfungsi mengalokasikan alamat IP secara otomatis kepada seluruh komputer PC client yang nantinya terhubung ke switch.

11. Di halaman DHCP Server, klik tombol DHCP Setup. Cari dan pilih interface VLAN pertama yang telah Anda buat, kemudian klik Next terus menerus hingga wizard selesai. Ulangi proses ini untuk interface VLAN kedua. Konfigurasi pada sisi Router MikroTik kini telah selesai.


#### Bagian 2: Switch Cisco

1. Hubungkan port konsol Switch Cisco ke komputer Anda menggunakan kabel USB console serial, lalu buka aplikasi Putty. Tentukan port COM serial yang sesuai (misal: COM3) dan klik Open untuk membuka jendela CLI Cisco.

2. Anda kini berada di menu utama CLI Cisco. Tekan enter untuk memulai.

3. Masuklah ke mode konfigurasi terminal dengan mengetikkan perintah enable diikuti dengan configure terminal atau conf t. Tentukan interface switch Cisco yang terhubung fisik ke MikroTik (misal port FastEthernet 0/24) untuk kita atur sebagai jalur trunk.

Jalankan perintah berikut untuk mengaktifkan encapsulation dot1q serta mengubah port tersebut menjadi mode trunk:

bash
Switch(config)# interface FastEthernet 0/24
Switch(config-if)# switchport trunk encapsulation dot1q
Switch(config-if)# switchport mode trunk

4. Sekarang, tentukan port fisik mana saja yang akan difungsikan untuk mendistribusikan sinyal VLAN ke PC client. Sebagai contoh, kita gunakan port FastEthernet 0/1 untuk VLAN 10 dan port FastEthernet 0/2 untuk VLAN 20.

Jalankan perintah konfigurasi access VLAN berikut:

bash
Switch(config)# interface FastEthernet 0/1
Switch(config-if)# switchport mode access
Switch(config-if)# switchport access vlan 10

Switch(config)# interface FastEthernet 0/2 Switch(config-if)# switchport mode access Switch(config-if)# switchport access vlan 20 ```

Ketikkan perintah write or do write untuk menyimpan konfigurasi permanen di Switch Cisco.


#### Bagian 3: PC Client

1. Hubungkan PC Client pertama ke port 1 Switch Cisco (VLAN 10) dan PC Client kedua ke port 2 Switch Cisco (VLAN 20). Buka Command Prompt di PC Client, ketikkan perintah ipconfig /all. Anda akan melihat konfigurasi IP otomatis dari DHCP server MikroTik telah berhasil diperoleh.

2. Terakhir, lakukan pengujian koneksi (ping) dari PC Client pertama ke alamat IP gateway VLAN maupun alamat IP PC Client kedua. Bila hasilnya berhasil membalas (Reply), maka konfigurasi VLAN dan Trunking Cisco Anda telah berjalan dengan sempurna.

Sekian materi panduan jaringan dari Deraly ID. Jika Anda menemui kesulitan dalam konfigurasi switch Cisco maupun MikroTik, jangan ragu untuk menuliskan pertanyaan Anda pada kolom komentar di bawah!